Memilih material plafon untuk rumah tidak boleh dilakukan secara asal, hanya mempertimbangkan faktor estetika tanpa mempertimbangkan faktor penting lainnya. Salah satu faktor yang tak kalah penting ialah faktor perawatan. Apakah material plafon tersebut minim perawatan atau justru membutuhkan perawatan ekstra.
Plafon kayu merupakan salah satu opsi plafon yang cocok bagi Anda yang senang dengan nuansa alami dan hangat. Banyak orang mengira plafon kayu membutuhkan perawatan ekstra. Kenyataannya, plafon kayu cukup minim perawatan namun bisa memberi tampilan yang konsisten dari waktu ke waktu.
Tampilan yang dihadirkan plafon kayu akan membuat siapapun betah di dalam ruangan. Pasalnya, suasana damai dan hangat begitu kentara di ruangan. Material alam seperti kayu dan batu akan membawa suasan menenangkan, sehingga Anda bisa bersantai dengan lebih tenang.
Lalu bagaimana cara perawatan plafon kayu yang tepat? Untuk panduan lengkapnya, silakan simak penjelasan berikut ini.
1. Hindari Paparan Sinar Matahari Langsung
Sinar matahari merupakan musuh besar bagi plafon kayu, terutama beberapa jenis material kayu yang kurang tahan terhadap suhu ekstrim dan paparan sinar matahari. Beberapa jenis kayu, seperti kayu kamper, biasanya cenderung memuai jika terkena sinar matahari langsung secara berlebih.
Sinar matahari yang berlebih bisa menyebabkan perubahan bentuk pada plafon kayu sehingga mengurangi keindahannya. Tak hanya itu saja, paparan sinar matahari berlebih juga bisa membuat perubahan warna kayu menjadi kusam dan kurang menarik.
Oleh karenanya, pastikan plafon kayu tidak terkena sinar matahari langsung secara berlebih. Jika Anda punya banyak jendela besar di rumah, jangan lupa gunakan filtrase untuk menghalau sinar matahari.
2. Menjaga Kelembapan di Ruangan
Menjaga kelembapan udara di ruangan menjadi salah satu aspek penting dalam perawatan plafon kayu. Pasalnya, udara yang terlalu lembap bisa menjadi penyebab rusaknya plafon kayu.
Beberapa jenis kayu cukup sensitif terhadap perubahan kelembapan. Jika terlalu lembap, kayu bisa mengembang. Sedangkan jika terlalu rendah kelembapannya, kayu bisa menyusut dan retak.
Menjaga kelembapan udara di dalam ruangan bisa memperpanjang usia pakai plafon kayu. Untuk itu sebaiknya gunakan dehumidifier untuk menjaga kelembapan tetap stabil, terutama jika Anda tinggal di area yang lembap.
3. Membersihkan Plafon Kayu Secara Rutin
Plafon kayu maupun lantai kayu parket perlu dibersihkan secara rutin agar usia pakainya lebih panjang. Plafon kayu yang bersih juga terlihat lebih menarik bukan? Lakukan secara berkala misalnya satu bulan sekali.
Diperlukan teknik yang tepat untuk membersihkan permukaan plafon kayu agar tidak merusak teksturnya. Gunakan produk pembersih kayu yang direkomendasikan oleh ahli perawatan kayu. Untuk proses pembersihannya, Anda bisa menggunakan sapu dengan bulus halus atau kain yang lembut.
Agar bisa mencapai plafon yang tinggi, Anda bisa menggunakan tangga atau sapu dengan gagang panjang. Lapisi sapu tersebut dengan kain lembut yang sudah disediakan. Kemudian, usap setiap permukaannya dengan hati-hati.
4. Rutin Periksa Setiap Sudutnya
Plafon kayu ulin, plafon kayu jati, maupun plafon kayu bengkirai memang terkenal memiliki ketahanan dan kekuatan yang memukau. Namun tidak menutup kemungkinan terjadi kerusakan di beberapa sisinya, terutama jika usia pakainya sudah cukup lama. Oleh karenanya, pastikan Anda melakukan pemeriksaan rutin untuk mendeteksi kerusakan.
Kerusakan yang mungkin terjadi ialah serangan serangga, keretakan, dan perubahan bentuk. Jika Anda menemukannya sedari awal, Anda bisa segera memperbaikinya guna mencegah kerusakan lebih parah. Jika kerusakannya serius, sebaiknya gunakan jasa perawatan kayu.
5. Melakukan Finishing Ulang
Finishing ulang sangat diperlukan agar menjaga tekstur dan warna plafon kayu tetap indah dipandang mata. Warna plafon kayu biasanya memudar seiring waktu, atau tertutupi kotoran membandel. Hal ini menyebabkan keindahannya berkurang.
Proses finishing ulang dapat membantu plafon kayu mendapatkan kembali kilaunya. Selain itu, hal ini juga membantu melapisi permukaan plafon kayu dan menjadi perlindungan tambahan terhadap kotoran.
Melakukan finishing ulang secara berkala, misalnya setiap enam bulan sekali atau setidaknya setahun sekali, bisa memperpanjang usia pakai plafon kayu. Gunakan jasa tukang atau orang yang ahli di bidang perawatan plafon kayu agar hasil finishingnya maksimal.
Kini sudah tahu kan, bahwa perawatan plafon kayu sebenarnya cukup sederhana. Dengan melakukan langkah-langkah perawatan di atas, Anda tetap bisa menikmati keindahan plafon kayu dari waktu ke waktu. Apalagi beberapa jenis kayu solid bisa bertahan hingga puluhan tahun jika dirawat dengan tepat.