Plafon atau langit-langit rumah memiliki peran yang sangat penting di dalam sebuah bangunan. Keberadaannya mampu menambah keindahan dan membuat ruangan yang biasa saja jadi tampak lebih estetik. Plafon juga membantu meredam suara dan meredam panas di dalam ruangan.
Di antara berbagai jenis material plafon yang kini banyak digunakan, plafon kayu adalah pilihan terbaik. Untuk memasang plafon kayu, Anda juga harus menggunakan rangka dari material kayu solid agar bisa menjadi penahan yang kokoh dan awet.
Rangka plafon kayu menyuguhkan tampilan yang lebih natural dan hangat. Dari segi kekuatan pun lebih unggul dibanding hollow. Kendati punya beberapa kekurangan, namun rangka plafon kayu tetap jadi pilihan ideal bagi Anda yang mengidamkan langit-langit rumah dengan kesan lebih natural.
Ukuran Rangka Plafon Kayu
Mengetahui ukuran rangka plafon kayu cukup penting agar Anda bisa menghitung estimasi biaya yang harus dipersiapkan untuk pemasangannya. Rangka plafon kayu harus memiliki ukuran yang ideal karena hal ini mempengaruhi stabilitas, keawetan maupun kekuatan plafon yang terpasang di rumah.
Ukuran rangka plafon kayu yang ideal berkisar 5/7 cm, 5/10 cm, hingga 6/12 cm. Ukuran ini bisa lebih besar lagi tergantung jenis kayu yang digunakan untuk material plafon serta seberapa luas bentangnya.
Ukuran rangka plafon kayu tersebut merupakan ukuran yang umum digunakan di rumah-rumah. Biasanya digunakan di plafon yang rentang antar baloknya tidak terlalu lebar yakni d bawah 60cm.
Jarak rangka plafon kayu akan bergantung pada material plafon yang digunakan. Kayu solid memiliki bobot yang berat sehingga jarak rangkanya harus lebih rapat yakni 40cm. Sedangkan untuk material plafon yang lebih ringan seperti gypsum jaraknya berkisar 40 hingga 60cm.
Agar plafon lebih stabil dan kuat, kontraktor biasanya menggunakan kaso atau reng dengan ukuran 4/6 cm atau 3/5cm. Fungsinya ialah sebagai penyangga tambahan.
Jenis Rangka plafon kayu
Rangka plafon kayu terbuat dari material kayu solid yang awet dan kokoh. Tak semua jenis kayu cocok digunakan sebagai rangka plafon kayu. Di bawah ini beberapa jenis kayu yang biasanya digunakan sebagai rangka plafon kayu:
1. Kayu ulin
Kayu ulin terkenal sebagai kayu besi karena sangat kokoh dan tahan sealipun di cuaca ekstrim. Hal ini dikarenakan kayu ulin memiliki tekstur yang sangat padat.
Kayu ulin merupakan pilihan terbaik untuk dijadikan rangka plafon karena ia mampu sangat kokoh sehingga mampu menopang beban berat. Selain itu, kayu ulin juga tahan terhadap rayap dan jamur. Tak heran kayu ulin banyak digunakan untuk lantai, lis plafon kayu, maupun rangka plafon kayu.
2. Kayu kamper
Kayu solid satu ini mendapat julukan kayu kamper karena memiliki aroma yang khas seperti aroma kamper. Aroma inilah yang membuatnya tak disukai hama kayu seperti rayap.
Kayu kamper banyak digunakan sebagai material bangunan terutama untuk lambersering. Daya tahannya cukup bagus dan mampu menopang material plafon.
3. Kayu Meranti
Dibandingkan kayu ulin, kayu meranti memiliki bobot yang lebih ringan karena seratnya tak sepadat kayu ulin. Untuk beban plafon yang lebih ringan seperti gypsum atau PVC, kayu meranti sangat cocok dipilih.
Kendati tak sekokoh kayu ulin, kayu meranti tergolong kayu solid dengan kekuatan kelas II dan keawetan kelas III. Jadi cocok dipilih untuk interior atapun dipasang di area yang terlindung.
4. Kayu jati
Kayu jati memiliki beberapa grade, mula grade A dengan kualitas tertinggi hingga grade C dengan kualitas terendah. Kayu jati grade A memiliki kekuatan kelas I dan keawetan kelas II.
Memilih kayu jati untuk rangka atap kayu adalah pilihan investasi terbaik. Pasalnya, kayu jati bisa tahan dalam waktu yang lama dan tahan cuaca ekstrim. Kayu jati juga cukup kokoh untuk menopang material plafon dengan bobot yang berat.
Kesimpulan
Memiliki hunian yang asri dan nyaman adalah impian banyak orang. Untuk mewujudkannya, pilih material kayu untuk konstruksi maupun interior dan eksterior. Rangka atap kayu sangat direkomendasikan karena memiliki kemampuan meredam panas yang lebih baik.
Jangan lupa pilih ukuran rangka atap kayu yang ideal agar bisa menopang bobot material plafon dengan sangat baik. Meskipun Anda memilih material plafon GRC atau gypsum, rangka atapnya bisa dari kayu solid seperti kayu ulin, kayu jati, atau kayu meranti.