6 Keistimewaan Kayu Jati: Si Paling Tahan Benturan

Popularitas kayu jati sudah tak diragukan lagi, terkenal tak hanya di nusantara tapi juga seantero dunia. Bukan tanpa alasan, kayu jati terkenal karena kekuatan dan keawetannya, serta kendahannya yang memanjakan mata.

Kayu jati merupakan jenis kayu solid atau kayu keras yang berasal dari tanama bernama Tectona Grandis SP. Tanaman ini memiliki semacam minyak serta endapan di sel sel kayunya, yang memungkinkan kayu jati cenderung lebih tahan meski tanpa finishing.

Kualitas kayu jati yang unggul membuatnya terkenal dan banyak diminati. Selain kayu jati, sebenarnya ada banyak jenis kayu keras lainnya yang juga cocok untuk konstruksi seperti kayu ulin, kayu bengkirai, kayu merbau, kayu mahoni, kayu meranti, dan masih banyak lagi. Namun kayu jati tetap memiliki tempat tersendiri di hati peminatnya.

Kayu jati cocok digunakan sebagai bagian dari desain interior, terutama untuk plafon kayu, lantai kayu jati, pintu dan kusen jendela. Jika Anda berniat menggunakan material kayu jati sebagai elemen dekoratif, berikut ini beberapa keistimewaan kayu jati yang perlu Anda ketahui.

Kelebihan Kayu Jati Solid

1. Tahan Terhadap Cuaca Ekstrim

Kayu jati memiliki ketahanan yang luar biasa terhadap cuaca. Meski terkena panas dan hujan, maupun papara sinar matahari langsung, kayu jati tidak mudah mengalami perubahan bentuk. Hal ini dikarenakan seratnya yang sangat padat sehingga membuatnya kuat dan tahan terhadap cuaca maupun kelembapan. Namun sebaiknya tetap merawatnya dengan baik dan hindari sinar matahari maupun kelembapan berlebih agar usia pakainya bisa lebih lama.

2. Tahan Rayap dan Asam

Selain memiliki ketahanan terhadap cuaca yang ekstrim, kayu jati juga tahan terhadap asam dan serangan hama seperti rayap. Hal ini dikarenakan kayu jati memiliki serat yang sangat padat dan juga kandungan minyak yang tak disukai rayap. Hal ini membuatnya lebih awet dan tak mudah busuk.

3. Fleksibel

Kayu jati juga memiliki keunggulan dari segi fleksibilitas. Meski sangat kuat dan sifatnya keras, kayu jati sebenarnya mudah dipotong dan dibentuk. Tak heran kayu jati banyak diolah menjadi perabot maupun ukiran. Setelah diamplas sampai halus, permukaannya akan mengkilap sepert berminyak.

4. Perawatan Mudah

Siapa bilang plafon kayu jati atau lantai kayu jati membutuhkan perawatan yang ekstra? Sebaliknya, merawatnya cukup mudah dan sederhana. Kayu jati bisa tahan cuaca sehingga meskipun di area terbuka, Anda tidak perlu memberinya perlakuan khusus.

Justru semakin terpapar sinar matahari warnanya akan makin indah, yakni jadi warna abu keperakan dengan kilau yang indah. Untuk perawatannya, cukup dibersihkan secara berkala.

5. Tampilan yang Cantik

Keunikan kayu jati yang paling utama ialah keindahan serat dan warnanya. Kayu jati memiliki serat yang padat dan sangat bervariasi, menjadikan tiap batang kayu tampak unik dan berbeda. Tampilan alaminya yang cantik membuat kayu jati tak membutuhkan finishing yang berlebihan.

Warnanya pun sangat menarik berwarna coklat keemasan atau coklat kemerahan. Keindahan ini membuatnya sangat cocok untuk dijadikan bagian dari elemen dekoratif di dalam ruangan, baik itu untuk perabot, plafon, maupun lantai kayu.

6. Tahan Terhadap Benturan

Keistimewaan kayu jati berikutnya ialah ketahanannya terhadap benturan. Konon zaman dahulu kala mariner Inggris memerintahkan anak buahnya untuk menjauhi kapal Jung Tiongkok, karena terbuat dari kayu jati yang sangat kokoh. Khawatir kapal Jung membentur kapal baja mereka dan menimbulkan kerusakan.

Kekurangan Kayu Jati

Dibalik semua keistimewaan dan keunggulan kayu jati yang memukau, ternyata kayu jati juga punya kekurangan lho! Apa saja kekurangan kayu jati?

1. Harga yang Mahal

Harga kayu jati tergolong mahal di pasaran, relatif lebih tinggi dari harga kayu bengkirai. Tak heran, karena kualitas dan tampilannya sangat memuaskan. Harga kayu jat juga tergantung pada ukurannya, kelas, serta ketersediaannya.

2. Kelangkaan

Kayu jati merupakan jenis kayu solid yang sangat banyak peminat. Hal ini menyebabkan demand nya sangat tinggi dan membuatnya cukup langka. Terlebih lagi tumbuhnya agak lambat dan butuh waktu yang lama.

3. Memiliki Gudal Besar

Gudal adalah titik tengah pada kayu yang memiliki tekstur layaknya busa dan berwarna putih, serta mudah terkelupas. Gudal pada kayu jati memiliki ukuran yang lebih besar dibandingkan jenis kayu lainnya. Hal ini membuat ketersediaan kayu jati makin langka karena dari satu pohon kayu yang bisa diolah lebih sedikit.

Kini Anda sudah mengetahui keunggulan dan kelemahan kayu jati. Kendati demikian, kayu jati tetap layak jadi primadona untuk kebutuhan perabot maupun konstruksi.

Publikasi

Artikel Terkait

Inilah 5 Langkah Tepat Perawatan Plafon Kayu

Publikasi

Ini Dia Keunggulan Plafon Kayu Lambersering

Publikasi

5 Ide Desain Plafon Kayu Polos Simpel Nan Elegan

Publikasi

Lis Kayu Plafon: Sentuhan Kecil yang Menambah Estetika

Publikasi
×
logo di menu
×
-

Subtotal

0 batang

0 m3