Akan ada saatnya kita merasa bosan dengan tampilan atau penataan ruang kerja, ruang keluarga, atau kamar tidur yang kita tempati. Tampilan yang lama membuat kita merasa kurang nyaman, bahkan mungkin terasa sedikit frustasi.
Jika Anda sedang berada di posisi demikian, inilah saatnya Anda melakukan penataan ulang ruangan di rumah. Dengan menata ulang ruangan, Anda bisa memperoleh suasana baru dengan atmosfir yang cukup berbeda. Tidak peduli apapun desain rumah Anda, baik itu konsep modern minimalis, maupun konsep Eropa Klasik, penataan ruangan yang tepat bisa meningkatkan nilai sebuah ruangan dan menambah rasa nyaman.
1. Tentukan Fungsi Setiap Ruangan
Sangat penting bagi Anda untuk memahami secara pasti fungsi dari setiap ruangan yang ada di rumah. Jika Anda sudah memahami fungsinya dengan benar, Anda bisa melakukan penataan ulang dengan lebih mudah.
Apakah ruangan itu merupakan tempat untuk bersantai, ruang pribadi, tempat berkumpul, tempat makan bersama, atau tempat menyambut tamu. Dengan menentukan tujuan tiap ruangan, Anda bisa menentukan warna, pemilihan perabot, tata letak, serta dekorasi yang lebih tepat sasaran.
2. Pilih Furnitur yang Tepat
Agar ruangan terasa berbeda, Anda boleh mengganti perabot lama dengan yang baru. Perabot dari material kayu solid berkualitas seperti kayu kamper, kayu meranti, dan kayu jati super adalah opsi yang sangat tepat untuk membuat ruangan lebih bernilai.
Pilih furnitur yang sesuai dengan skala ruangan. Jika ruangan Anda sempit, pilih furnitur ramping yang mengoptimalkan area vertikal. Sebaliknya, jika ruangan besar, pilih perabot dengan ukuran yang besar agar tampak seimbang.
3. Gunakan Warna Cerah
Penggunaan warna cerah sebagai warna dominan akan sangat menentukan kesan pada sebuah ruangan. Warna yang lebih cerah memberi kesan lebih luas dan bersih. Untuk mempertegas tampilannya, Anda bisa memadukan warna cerah dengan warna gelap atau warna yang lebih kontras sebagai aksen.
4. Mengganti Pencahayaan
Yang membuat ruangan terasa sesak bisa jadi kurangnya pencahayaan alami maupun buatan. Pastikan cahaya alami masuk sempurna, jadi jangan sampai jendela terhalang perabot atau tirai yang terlalu tebal. Gunakan tirai tipis atau filtrase. Untuk layering, gunakan lampu plafon atau lampu gantung dengan besaran watt yang sesuai. Pilih warna warm white agar suasana terasa lebih hangat.
5. Gunakan Sistem Penyimpanan Cerdas
Barang yang menumpuk dan tidak terorganisir akan membuat ruangan makin terasa sesak. Gunakan sistem penyimpanan cerdas untuk mengatasi masalah ini. Beberapa penyimpanan yang wajib Anda miliki antara lain lemari built-in, rak dinding, laci organizer, dan keranjang atau kotak penyimpanan yang bisa disusun.
6. Dekorasi Secukupnya
Terlalu banyak elemen dekor ternyata kurang baik, karena bisa membuat overstimulasi dan ruangan terasa sesak. Sebenarnya cukup dengan memiliki lantai kayu jati yang cantik, serta plafon kayu yang elegan, Anda sudah memiliki ruangan estetik meski tanpa dekorasi tambahan.
Namun jika Anda ingin membuat ruangan terasa lebih playfull, Anda bisa menambahkan sedikit elemen dekor seperti lukisan atau frame foto yang sesuai tema rumah, karpet estetik, vas bunga dengan tanaman, serta cermin besar untuk menciptakan ilusi ruang lebih luas.
7. Buat Zona Ruang
Agar rumah selalu rapi, Anda harus membuat zona ruang. Misalnya, zona kerja, zona masak, zona bersantai, zona tamu, dan zona bermain anak. Dengan membuat zona ruang, setiap kegiatan di rumah akan dilakukan di tempat seharusnya, sehingga ruangan lebih rapi dan terstruktur.
8. Tata Ulang Berkala
Menata ulang ruangan tidak cukup dilakukan sekali saja. Anda harus melakukannya setidaknya 2 sampai 3 kali dalam setahun. Dengan demikian rumah akan selalu tampak rapi, estetik, dan nyaman untuk ditinggali.
Menata ulang rumah juga bisa jadi suatu kegiatan inspeksi agar Anda mengenali kekurangan rumah yang harus Anda perbaiki. Misalnya terjadi kerusakan di area trap tangga, atau di area kabinet dapur, Anda bisa segera mengetahui dan memperbaikinya sebelum terjadi kerusakan yang bersifat permanen.