Ini Alasan Kayu Merbau Papua Banyak Dipilih untuk Decking

Outdoor area adalah tempat favorit banyak orang untuk bersantai dan menghabiskan waktu di akhir pekan. Orang-orang membuat area outdoor di rumah dengan konsep yang sangat menarik dan kental akan nuansa alam. Selain dibuat kolam renang, area outdoor juga kerap dimanfaatkan untuk dibuat taman, kolam ikan, gazebo, dan fireplace atau api unggun.

Ada satu bagian yang sangat penting di area outdoor dan tidak boleh luput dari perhatian. Dia adalah lantai pelapis atau biasa disebut decking. Decking biasanya terbuat dari material kayu keras seperti kayu ulin atau kayu bengkirai. Selain material kayu, decking juga bisa dari material PVC, concrete, keramik, atau batu alam.

Selain decking ulin, decking merbau menjadi opsi alternatif yang cukup populer. Decking merbau adalah opsi sempurna untuk rumah bergaya tropis. Ini alasan mengapa kayu merbau Papua cocok untuk lantai decking.

1. Kepadatan Tinggi dan Tidak Mudah Menyusut

Kayu merbau memiliki kepadatan yang tinggi. Kepadatannya mencapai 850kg per meter kubik, menjadikannya sangat keras dan stabil. Meski terpapar sinar matahari berlebih, bentuknya tidak mudah berubah baik itu melengkung atau menyusut. Sehingga bentuknya akan tetap sama dari masa ke masa.

2. Visual yang Memikat

Kayu merbau memiliki visual yang memikat dengan warna cokelat kemerahan yang cantik. Seratnya lurus memanjang dan menciptakan pola yang indah dipandang mata. Makin sering terpapar sinar matahari, warnanya akan makin pekat. Terlebih lagi, kayu merbau memiliki pori-pori kecil berisi endapan sulfur yang akan membuatnya berkilau jika terkena sinar matahari atau cahaya lampu.

3. Mudah Diolah

Kayu merbau sangat disukai pekerja pabrik pengolahan kayu karena lebih mudah diolah dibanding beberapa jenis kayu keras lain seperti kayu ulin dan kayu bengkirai. Tidak perlu alat khusus untuk mengolah kayu merbau, termasuk pada saat proses pemasangannya. Pemasangan akan lebih cepat karena tidak perlu perlakuan khusus. Namun tetap saja sebaiknya lakukan proses predrill terlebih dahulu sebelum dibor agar kayu merbau tidak retak.

4. Awet dan Tahan Lama

Alasan berikutnya yang membuat kayu merbau cocok untuk decking ialah karena ia termasuk kayu dengan kelas kuat dan awet yang tinggi. Kayu merbau tergolong kelas I-II untuk kuat dan awet. Itulah sebabnya kayu merbau tergolong kayu premium karena memiliki kualitas yang sangat baik. Selain cocok untuk eksterior, kayu merbau juga cocok untuk interior seperti untuk kebutuhan parquet lantai.

5. Harga Relatif Lebih Terjangkau

Dibandingkan dengan harga kayu ulin, harga kayu merbau relatif lebih terjangkau. Bahkan jika dibandingkan dengan kayu jati kelas terbaik, kayu merbau masih lebih terjangkau. Hal ini membuat kayu merbau jadi pilihan sempurna untuk kebutuhan decking area luar seperti teras, balkon, maupun kolam renang. Meski menjadi pilihan yang lebih ekonomis, namun kualitas dan kekuatannya nyaris setara kayu ulin maupun kayu jati.

6. Tahan Rayap dan jamur

Daya tahan kayu merbau tidak perlu diragukan lagi. Ia memiliki kandungan minyak yang membuatnya tahan dari pelapukan meski sering terkena air atau paparan sinar matahari. Senyawa khusus yang terkandung di dalam kayu merbau juga menjadi alasan rayap maupun jamur sangat tidak menyukainya. Dengan demikian kayu merbau bisa awet dan tahan lama meski tidak diberi cairan khusus anti rayap.

Decking kayu merbau memang pilihan yang sangat tepat untuk area outdoor di rumah Anda. Dengan decking merbau, nuansa outdoor akan lebih eksotis dan natural. Namun perlu diingat bahwa kayu merbau mengandung zat tanin atau getah yang bisa keluar dan merusak permukaan finishingnya.

Oleh sebab itu, sebelum diberi finishing, sebaiknya kayu merbau dibiarkan terlebih dahulu sampai seluruh getahnya keluar. Biasanya, kayu dicuci terlebih dahulu berkali-kali menggunakan produk khusus pembersih kayu. Jika taninnya sudah keluar semua, barulah diberi tambahan finishing.

Home » Ini Alasan Kayu Merbau Papua Banyak Dipilih untuk Decking
Publikasi

Artikel Terkait

Agar Rumah Terasa Lebih Luas, Lakukan 7 Tips Ini

Publikasi

Daftar Harga Kayu Bengkirai Berdasarkan Jenisnya

Publikasi

6 Tips Mudah Agar Rumah Terlihat Mewah dan Berkelas

Publikasi

Tips Renovasi Rumah Tua Agar Lebih Nyaman Dihuni

Publikasi
×
logo di menu
×
-

Subtotal

0 batang

0 m3