Mau Bangun Rumah? Ketahui Plus dan Minus Rumah Menghadap Barat

Saat hendak membangun rumah, tak hanya perihal desain dan visualnya saja yang perlu Anda perhatikan. Posisi rumah menghadap ke arah mana juga menjadi hal yang penting dan tak boleh luput dari perhatian. Pasalnya, hal ini bisa menentukan faktor kenyamanan Anda saat menghuninya kelak.

Sebenarnya rumah menghadap arah manapun tidak ada yang salah. Namun Anda perlu melakukan berbagai penyesuaian agar rumah impian Anda memberi kenyamanan ekstra dari masa ke masa. Jika rumah Anda diharuskan menghadap arah Barat, maka berikut ini plus dan minusnya, berikut hal-hal yang perlu Anda lakukan.

Kelebihan Rumah Menghadap Barat

1. Rumah Lebih Hangat dan Terang

Rumah menghadap barat akan mendapat sinar matahari ekstra di siang hingga sore hari. Di waktu tersebut, matahari sedang terang-terangnya. Rumah Anda akan mendapat banyak sinar matahari dan pencahayaan alami di jam tersebut.

Anda tidak perlu khawatir dengan lembap dan dingin, karena rumah dipastikan mendapatkan sinar matahari yang cukup. Apalagi jika rumah Anda menggunakan lantai kayu jati atau lambersering kayu, Anda tidak perlu khawatir dengan udara lembap yang bisa merusak kayu solid.

2. Membawa Keberuntungan

Secara fengshui, rumah menghadap barat dipercaya mampu membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Penghuninya dipercaya akan memperoleh keberuntungan dalam hal ekonomi dan keluarga yang harmonis. Para ahli fengshui kerap merekomendasikan rumah arah barat untuk pasangan pengantin baru.

3. Estetik Pada Sore Hari

Dengan memiliki rumah yang menghadap barat, Anda bisa menikmati sunset atau matahari terbenam di sore hari. Cahaya matahari sore sangat lembut dan hangat, membuat rumah dan seisinya terlihat lebih estetik. Terlebih lagi jika Anda mengusung tema rumah ala pedesaan yang kental dengan nuansa hangat dan syahdu.

4. Menurut Primbon Jawa

Menurut primbon Jawa, rumah menghadap barat sangat cocok untuk orang yang lahir di hari Jumat. Dipercaya, rumah yang menghadap barat bisa mendatangkan rezeki, keturunan, dan kebahagiaan dalam rumah tangga.

5. Mengurangi Kelembapan

Rumah menghadap barat berarti bagian belakangnya menghadap timur. Area dapur yang biasanya lembap dan pengap bisa sering terpapar sinar matahari pagi yang hangat. Selain itu, Anda bisa membuat taman belakang yang estetik, karena matahari pagi sangat baik untuk tanaman. Halaman belakang juga bisa jadi area privat untuk berjemur.

Kekurangan Rumah Menghadap Barat

1. Rumah Terkena Panas Berlebih

Rumah menghadap barat sangat beresiko untuk mendapat panas berlebih, karena cahaya matahari di siang dan sore hari sedang panas-panasnya. Namun Anda bisa menyiasatinya dengan menanam pohon di halaman depan agar sinar matahari tidak seluruhnya masuk ke rumah, dan rumah terasa lebih sejuk.

Selain itu, Anda juga perlu memikirkan desain fasad rumah yang sesuai. Konsultasikan hal ini dengan kontraktor rumah Anda. Mereka biasanya membuatkan desain rumah dengan jendela yang tidak terlalu besar. Agar terasa semakin sejuk, gunakan filtrase pada jendela. Pertimbangkan juga menggunakan atap sirap kayu ulin karena material kayu keras seperti kayu ulin dan kayu bengkirai sangat ampuh untuk menginsulasi panas.

3. Cat Lebih Mudah Pudar

Cat fasad rumah Anda kemungkinan jadi lebih cepat pudar jika rumah Anda menghadap barat. Apalagi jika Anda menggunakan cat yang kurang berkualitas. Untuk mengatasinya, gunakan cat eksterior yang berkualitas tinggi.

Selain itu, gunakan kanopi agar sinar matahari tidak langsung menyengat fasad. Atau, gunakan pelapis dinding seperti batu alam, keramik, atau kayu merbau yang memiliki ketahanan luar biasa terhadap sinar matahari. Dengan demikian Anda tidak perlu sering-sering melakukan pengecatan ulang.

3. Memerlukan Desain Rumah Khusus

Tidak semua desain cocok diaplikasikan untuk rumah menghadap barat. Anda perlu memikirkan desain jendela dan tirai yang tepat. Hindari penggunaan kaca super besar ala rumah skandinavia di area fasad atau area depan.

4. Meningkatnya Penggunaan AC

Rumah menghadap barat terasa lebih panas di waktu-waktu tertentu, menjadikan penggunaan AC jadi meningkat. Oleh sebab itu, penggunaan ventilasi udara yang maksimal harus dipikirkan matang-matang agar sirkulasi udara jadi lebih baik.

Selain itu, penggunaan material alam seperti lantai kayu parket dari material kayu jati atau kayu merbau Papua sangat direkomendasikan karena efektif untuk membuat ruangan terasa lebih sejuk.

Publikasi

Artikel Terkait

Ciri Khas Rumah Tradisional Modern: Asri Nan Kekinian

Publikasi

Ide Dekorasi Dinding Ruang Tamu Kekinian

Publikasi

Beragam Jenis Kayu Jati yang Populer Saat Ini

Publikasi
×
logo di menu
×
-

Subtotal

0 batang

0 m3