Tips Renovasi Rumah Tua Agar Lebih Nyaman Dihuni

Jika Anda baru saja membeli rumah tua, kini fokus Anda mungkin tertuju pada bagaimana caranya mengubah rumah tua yang suram menjadi lebih modern. Atau mungkin Anda memang sudah menempatinya dalam waktu yang cukup lama, dan sudah bosan dengan tampilannya sehingga merindukan pembaruan total.

Masalahnya, renovasi rumah tua bisa jadi cukup melelahkan. Pasalnya, rumah tua kemungkinan besar memerlukan perbaikan di berbagai lini. Mau tidak mau Anda harus melakukan renovasi yang cukup besar yang memakan waktu dan biaya tak sedikit.

Kendati demikian, bukan tak mungkin Anda bisa mengerjakannya dengan efisien dan efektif. Tinggal di rumah tua mungkin adalah sebuah upaya agar kita tetap tinggal bersama kenangannya. Sedangkan, melakukan renovasi terhadapnya berarti Anda mengupayakan perawatan rumah agar selalu nyaman untuk ditinggali.

Terdapat sejumlah aspek krusial yang perlu Anda ketahui sebelum memulai proyek renovasi rumah tua. Yuk simak penjelasannya.

1. Periksa Kondisi Bangunan Rumah

Langkah pertama yang harus Anda lakukan ialah melakukan pemeriksaan secara menyeluruh tentang kondisi bangunan rumah. Bagian-bagian yang perlu mendapatkan perhatian ekstra antara lain bagian plafon rumah, rangka atap, dan kusen pintu maupun jendela.

Jangan lupa cek juga bagian dinding, pondasi rumah, serta area lantai. Semuanya harus dicek secara detail agar Anda mengetahui pasti bagian mana yang masih kokoh dan bagian mana yang perlu mendapat pembaruan.

2. Tentukan Skala Perbaikan

Setelah Anda selesai melakukan pemeriksaan secara terperinci, dan menemukan bagian mana saja yang perlu perhatian ekstra, kini saatnya Anda menentukan skala perbaikan. Tentukan seberapa besar skala perbaikan yang harus Anda lakukan.

Jika tidak ada kerusakan struktural yang bersifat major, maka Anda hanya perlu melakukan perbaikan skala kecil hingga sedang. Namun, jika kerusakan strukturalnya besar, kemungkinan Anda merombak total atau melakukan renovasi skala besar.

Juga jika Anda tidak ingin mengganti layout atau mengubah konsep rumah, misalnya dari rumah bergaya kolonial menjadi rumah bergaya modern, Anda cukup melakukan renovasi skala kecil. Renovasi skala kecil meliputi pergantian kusen dan pintu, pengecatan ulang, dan menambal area-area yang rusak, dan melapisi lantai lama dengan lantai PVC atau vinyl.

Sedangkan renovasi skala sedang meliputi mengganti atap rumah. Misalnya dari atap metal jadi atap sirap berbahan kayu ulin. Bisa juga pergantian plafon rumah dari plafon gypsum jadi plafon kayu lambersering yang lebih elegan.

3. Membuat Rencana Anggaran

Anggap saja Anda sudah menentukan skala renovasi yang akan lakukan dan bagian mana saja yang akan diperbaiki. Kini saatnya Anda membuat rencana anggaran. Perencanaan anggaran akan sangat membantu Anda agar tidak melenceng dari tujuan awal yang sudah ditentukan.

Buatlah rencana anggaran yang sangat matang meliputi setiap detil proses renovasi. Sesederhana membeli paku beberapa kilo pun harus Anda ikutsertakan dalam rincian biaya. Siapkan juga dana darurat setidaknya 20% dari total anggaran yang Anda siapkan. Tujuannya untuk mengantisipasi hal-hal darurat yang sebelumnya luput dari perhatian.

4. Mengganti Utilitas Bangunan

Utilitas bangunan di rumah tua seperti pipa, kelistrikan, dan HVAC mungkin sudah tidak bekerja optimal. Prioritaskan penggantian utilitas bangunan agar rumah tetap bisa ditinggali dengan nyaman. Jangan hanya fokus pada bagian luar yang sifatnya dekoratif.

Jika lantai terasa jadul dan sudah kurang nyaman dipijak, pertimbangkan untuk menggantinya dengan parquet lantai yang lebih menawan dan kekinian. Material kayu keras seperti kayu ulin, kayu jati, dan kayu merbau adalah pilihan terbaik untuk lantai kayu di rumah.

5. Pilih Tukang atau Kontraktor Andal

Anda memiliki kebebasan untuk memilih apakah cukup menggunakan bantuan tukang atau harus menggunakan jasa kontraktor. Jika renovasinya berskala kecil, menggunakan jasa tukang saja dirasa sudah cukup. Namun jika renovasinya berskala sedang hingga besar, maka Anda sebaiknya menggunakan jasa kontraktor.

Pilih kontraktor andal yang bisa membantu setiap proses renovasi rumah mulai membuat perencanaan, anggaran, menentukan desain rumah impian, hingga pelayanan pasca renovasi. Dengan demikian Anda akan sangat puas meski harus membayar lebih tinggi.

Publikasi

Artikel Terkait

Pemanfaatan Kayu Merbau Dalam Bidang Konstruksi

Publikasi
×
logo di menu
×
-

Subtotal

0 batang

0 m3