Keistimewaan Decking Ulin: Nuansa Eksotis yang Menenangkan

Memiliki area outdoor di rumah akan memberi banyak manfaat bagi pemiliknya. Area outdoor akan menambah estetika hunian dan menjadi tempat yang nyaman bagi seluruh anggota keluarga untuk bersantai dan melepas penat.

Baik itu taman ataupun area kolam renang, sama-sama jadi area favorit keluarga untuk rileks sejenak sambil menikmati minuman hangat. Apalagi jika Anda memiliki keduanya, kolam renang sekaligus taman di sekitarnya. Terasa sempurna jika area outdoor Anda dilengkapi juga dengan decking ulin yang cantik dan eksotik.

Decking atau lantai outdoor bisa dibangun dengan berbagai pilihan material seperti beton, batu alam, keramik, PVC, dan kayu keras. Dari sekian banyak pilihan, decking dari material kayu ulin menjadi pilihan primadona karena memiliki keistimewaan tersendiri? Apa saja keistimewaannya? Simak di artikel berikut ini.

Mengenal Decking Kayu Ulin?

Decking ialah material penutup lantai area luar, biasanya area taman atau kolam renang. Decking yang banyak diminati ialah decking kayu ulin Kalimantan. Bukan tanpa alasan, eksotisme dan keindahan yang dihasilkan mampu menjadi daya tarik tersendiri di area kolam renang maupun taman.

Decking ulin ialah papan kayu solid yang terbuat dari kayu ulin kalimantan, kemudian dipasang di area luar ruangan. Kayu ulin Kalimantan sangat terkenal bahkan seantero dunia berkat kualitas dan keindahannya.

Memilih decking ulin untuk area luar di rumah Anda adalah sebuah keputusan investasi yang tepat. Kayu ulin mampu meningkatkan suasana asri dan membuat area outdoor terkesan lebih mewah dan megah. Selain ulin, kayu bengkirai juga cocok dipilih untuk decking. Sebagai alternatif, Anda bisa memilih kayu merbau karena harga kayu merbau relatif lebih terjangkau dibanding kayu ulin maupun kayu bengkirai.

Kelebihan Decking Kayu Ulin

Meski harga decking kayu ulin sangatlah tinggi, decking ulin tetap banyak diminati karena ia menawarkan beberapa keistimewaan, antara lain:

1. Sangat Kuat dan Awet

Diperlukan material yang sangat kuat dan awet agar kita tidak sering-sering melakukan renovasi atau perbaikan. Kayu ulin dapat menjawab kebutuhan tersebut karena ia tergolong kelas I baik untuk tingkat kekuatan maupun keawetan. Saking awet dan keras, kayu ulin mendapat julukan kayu besi.

2. Tahan Terhadap Perubahan Cuaca

Keistimewaan kayu ulin berikutnya ialah ketahanannya yang luar biasa terhadap cuaca yang ekstrim. Area luar merupakan tempat dimana sinar matahari berlebih dan guyuran air hujan akan sangat sering didapatkan. Belum lagi dengan cuaca lembap dan polusi udara. Decking ulin memiliki ketahanan yang sangat baik terhadap semua risiko tersebut.

3. Anti Rayap dan Jamur

Kayu ulin secara alami sangat tidak disukai rayap dan serangga hama lainnya. Fisiknya yang sangat padat dan kandungan senyawa yang terkandung di dalamnya membuat rayap tidak suka memakan kayu ulin. Hal ini jelas membuat kayu ulin minim perawatan jangka panjang, dan bisa tetap awet meski tidak diberi anti rayap.

4. Warna yang Elegan

Kayu ulin memiliki warna yang eksotis dan corak yang indah. Warnanya beragam, mulai coklat tua hingga kehitaman. Menambahkan decking ulin di area luar rumah bisa menambah kesan elegan nan megah.

5. Permukaan Tidak Licin

Kayu ulin memiliki tekstur sedikit bergerigi, menjadikannya tidak licin meski sering terkena air. Oleh karena itulah decking ulin sangat direkomendasikan untuk area basah seperti di kolam renang ataupun di dekat kolam ikan hias.

Kekurangan Decking Kayu Ulin

Meski punya banyak keistimewaan, decking ulin juga punya beberapa kekurangan yang perlu diketahui sehingga bisa jadi bahan pertimbangan.

1. Harga Lebih Mahal

Harga kayu ulin bisa dibilang jadi yang termahal dibanding kayu keras lainnya seperti harga kayu kruing. Anda harus merogoh kocek lebih dalam jika ingin menggunakan decking kayu ulin.

2. Bobot Sangat Berat

Bobot kayu ulin sangatlah berat dikarenakan seratnya yang sangat padat. Hal ini menyebabkan biaya pemasangannya butuh tenaga dan waktu yang ekstra.

3. Sulit untuk Dipotong

Karena sangat keras dan kuat, kayu ulin cenderung sulit dipotong dan diolah. Anda harus menggunakan alat khusus untuk memotongnya. Dengan demikian, proses pemasangan jadi butuh tenaga dan biaya ekstra lagi.

4. Ketersediaan yang Terbatas

Stok kayu ulin tidak banyak karena pohon ulin butuh waktu yang sangat lama agar siap ditebang dan dipotong. Ditambah lagi permintaannya yang tinggi, makin menjadikan ketersediaannya langka di pasaran. Terkadang, Anda harus pre-order atau indent terlebih dahulu untuk bisa mendapatkannya.

5. Memerlukan Perawatan Warna

Kayu ulin memang tahan terhadap sinar matahari yang berlebih. Namun seiring waktu, warnanya bisa berubah dari coklat tua menjadi abu keperakan. Jika Anda tak ingin warnanya berubah, Anda harus melapisinya dengan coating atau finishing oil secara berkala.

Itulah beberapa keistimewaan kayu ulin untuk decking. Selain decking, kayu ulin juga cocok untuk trap tangga serta atap sirap.

    Publikasi

    Artikel Terkait

    Tips Dekorasi Kamar Agar Jadi Lebih Nyaman

    Publikasi

    Segini Harga Kayu Ulin dari Berbagai Grade di Pasaran

    Publikasi

    6 Manfaat Memasang Pagar Rumah Minimalis

    Publikasi

    Perabot Kayu Kamper: Keindahan yang Elegan

    Publikasi
    ×
    logo di menu
    ×
    -

    Subtotal

    0 batang

    0 m3