Ada banyak jenis material alam yang bisa Anda manfaatkan sebagai bahan konstruksi. Material kayu keras merupakan salah satu opsi yang banyak digunakan karena memberi kekuatan dan estetika secara bersamaan.
Di antara sederet jenis kayu keras yang kini umum di pasaran, ada salah satu jenis kayu yang terdengar kurang populer tapi memiliki banyak sekali pemanfaatan di bidang konstruksi maupun non konstruksi. Namanya kayu meranti, jenis kayu keras yang cukup multifungsi.
Bagi Anda pecinta rumah dengan nuansa tropis yang asri dan hangat, pertimbangkan untuk menggunakan kayu meranti sebagai material lantai kayu, plafon kayu, atau pelapis dinding. Sebelumnya, mari kita pelajari karakter kayu meranti beserta pemanfaatannya.
Karakteristik Kayu Meranti
Kayu meranti sering disebut juga sebagai kayu Mahoni Filipina. Mahoni dan meranti memiliki kemiripan meskipun mereka berbeda dan berasal dari jenis tumbuhan yang berbeda. Kayu meranti berasal dari tanaman genus Shorea yang merupakan tumbuhan asli wilayah tropis. Tak heran kayu meranti banyak tumbuh di Asia Tenggara, terutama di wilayah Kalimantan.
Pohon meranti bisa tumbuh sekitar 30 hingga 70 meter. Kayu meranti memiliki serat yang cukup rapat dengan pori-pori yang agak besar. Warnanya beragam, mulai merah mudah hingga murah tua, dan terkadang merah kecoklatan. Terdapat semburat abu di bagian tengahnya yang menjadikan kayu meranti terlihat makin eksotik.
Kayu meranti tergolong kelas II-IV untuk kekuatan, dan kelas III-IV untuk keawetan. Kualitasnya memang cukup baik, bisa menjadi alternatif yang menjanjikan selain kayu kamper dan kayu kruing. Terlebih lagi harga kayu meranti relatif lebih terjangkau dibanding harga kayu ulin atau harga kayu bengkirai.
Dibanderol dengan harga kisaran 2 juta hingga 8 juta per meter kubik, hsrganya bergantung pada usia kayu tersebut. Makin baik kualitasnya, makin mahal harganya, biasanya ditandai dengan warnanya yang makin tua.
Kelebihan Kayu Meranti
Untuk bidang konstruksi dan non konstruksi, kayu meranti menjadi salah satu opsi yang cukup diminati. Ada alasan mengapa kayu ini menjadi opsi yang populer:
1. Sangat Mudah Dikeringkan
Kayu meranti sangat mudah dikeringkan karena mengandung kandungan air sebesar 15 persen saja. Biasanya, kayu meranti dikeringkan dengan bantuan alat atau secara alami menggunakan sinar matahari. Proses pengeringan bertujuan untuk menghilangkan kadar air di dalam kayu sehingga kayu lebih awet dan tidak mudah menyusur.
2. Cukup Kuat
Kayu meranti cukup kuat untuk dijadikan material konstruksi karena tergolong kelas II hingga kelas IV untuk kekuatan. Daya tahannya bisa mencapai belasan tahun, apalagi jika dirawat dengan baik dan diawetkan terlebih dahulu. Proses pengawetannya menggunakan campuran minyak diesel dan kreosot.
3. Tampilan yang Cantik
Warnanya yang kemerahan membuat kayu meranti memiliki tampilan yang memukai. Coraknya yang tegas namun halus menjadikannya cocok untuk hunian bergaya modern, miminalis, dan tropis.
4. Stabil
Kayu meranti tergolong kayu yang cukup stabil. Artinya, tidak mudah mengalami penyusutan atau perubahan bentuk. Tak heran kayu meranti banyak digunakan untuk struktur pondasi atau rangka atap. Namun sayangnya, kayu meranti kurang cocok untuk area outdoor seperti decking kolam renang, karena kurang tahan terhadap air.
Pemanfaatan Kayu Meranti
1. Bahan Dasar Furniture
Kayu meranti dimanfaatkan untuk material pembuat perabot. Sifatnya yang mudah diolah dan dibentuk menjadikannya cocok dibuat meja, kursi, lemari kabinet, kotak perhiasan, dan masih banyak lagi. Perabot kayu meranti terlihat sangat estetik dan menarik, sehingga dijual dengan harga yang cukup tinggi.
2. Konstruksi Bangunan
Karena memiliki kekuatan yang cukup andal, kayu meranti juga cocok digunakan untuk konstruksi. Kayu meranti digunakan untuk rangka atap, karena memiliki sifat anti rayap sehingga tak disukai hama kayu seperti rayap.
Selain untuk rangka atap, kayu meranti juga cocok untuk parquet lantai, railing tangga, trap tangga, dan jendela maupun pintu. Daya tahannya cukup baik selama dirawat dengan baik.
3. Bahan Baku Kertas
Selain untuk bangunan dan perabot, kayu meranti juga dimanfaatkan untuk membuat kertas dan olahan kayu lainnya. Olahan kayu meranti antara lain harbor, veneer untuk kayu lapis, dan papan partikel. Kayu meranti juga dijadikan bubur kayu, yang nantinya menjadi bahan baku pembuatan kertas.
Dengan beberapa keistimewaannya, bisa dibilang kayu meranti adalah pilihan sempurna untuk Anda yang menyukai kayu dengan kualitas baik namun harga yang lebih kompetitif.