7 Tips Merawat Lantai Kayu Outdoor Agar Tahan Lama

Agar desain area outdoor di rumah jadi lebih estetik dan penuh kenyamanan, jangan lupa memasang lantai kayu dari material berkualitas. Kolam renang, taman bunga, atau kebun buah yang diberi pelapis lantai dari material kayu solid, concrete, atau batu alam, akan terlihat lebih tertata dan elegan.

Dalam bahasa lain, lantai kayu outdoor dikenal juga dengan istilah decking outdoor. Decking atau pelapis lantai menjadi nilai tambah pada area outdoor, karena mampu memberi kenyamanan lebih dan visual yang memukau.

Agar lebih tahan lama, pastikan Anda merawat lantai kayu outdoor dengan cara yang benar. Perawatannya mungkin akan sedikit ekstra mengingat lantai kayu outdoor berada di area luar, sehingga sangat rentan terpapar panas berlebih maupun guyuran air hujan. Yuk cari tahu langkah-langkah perawatan lantai kayu outdoor pada pembahasan berikut:

Pilih Jenis Kayu yang Sesuai

Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memilih jenis kayu yang tepat untuk decking outdoor. Terdapat banyak jenis kayu solid yang digunakan untuk konstruksi, namun tak semuanya cocok digunakan untuk lantai decking.

Material yang digunakan untuk decking haruslah kayu yang tahan terhadap suhu dan cuaca ekstrim. Dengan demikian, Anda tidak perlu memberinya treatment ekstra agar bisa tahan lama. Salah satu jenis kayu yang cocok untuk decking ialah kayu ulin. Tergolong kelas I-II untuk kekuatan dan keawetan, decking ulin adalah opsi terbaik untuk area outdoor di rumah Anda.

Selain ulin, kayu bengkirai juga menjadi opsi lainnya yang tahan cuaca ekstrim, tahan rayap, serta tahan terhadap suhu ekstrim. Warnanya kuning kecoklatan, atau coklat kemerahan, menjadikannya opsi yang tepat untuk menciptakan keindahan alami.

Harga kayu ulin Kalimantan dan kayu bengkirai memang terbilang tinggi di pasaran. Namun Anda bisa mencoba opsi lain seperti kayu merbau dan kayu kruing yang sama-sama kuat dan tahan cuaca, namun dibanderol dengan harga yang lebih kompetitif.

Perhatikan Kualitas Finishing

Agar kayu bisa lebih tahan lama sebelum dipasang menjadi plafon kayu maupun lantai decking, pastikan kayu telah dikeringkan dengan sempurna. Kayu yang masih basah lebih rentan lembap dan lapuk. Selain itu, proses finishing juga sangat penting, karena mampu memberi perlindungan tambahan dari sinar UV dan cipratan air. Dengan demikian, pastikan finishing kayu dilakukan dengan benar dan sempurna.

Pastikan Kualitas Pemasangan

Pemasangan yang benar akan memastikan lantai kayu outdoor lebih awet dan tahan lama. Beri jarak kecil antar papan kayu agar air bisa mengalir dan tidak menggenang. Genangan air yang lama tidak dibersihkan akan menyebabkan kerusakan. Selain itu, pastikan papan kayu tidak langsung menempel ke beton, agar papan kayu tidak mudah lembap.

Beri Lapisan Pelindung

Jangan lupa beri lapisan pelindung atau coating pada papan kayu agar usia pakainya lebih tahan lama. Pilih produk coating berkualitas yang bisa masuk ke pori-pori kayu. Sebaiknya Anda melakukan coating ulang setiap 6 bulan, atau selambat-lambatnya 12 bulan sekali. Hal ini bertujuan agar warna dan kualitas kayu tetap terjaga.

Bersihkan Secara Rutin

Lantai kayu parket dan lantai kayu outdoor perlu dibersihkan secara rutin agar bebas dari kotoran dan lebih tahan lama. Untuk membersihkan lantai decking outdoor, gunakan sabun khusus kayu dan sikat kotoran menggunakan sikat berbulu lembut. Sikat dengan perlahan agar kotoran atau lumut terangkat seluruhnya. Setelah itu, keringkan dengan kain lap microfiber agar permukaan kayu langsung kering sempurna.

Hindari Sirkulasi Buruk

Selain harus menghindari genangan air, lantai decking juga harus menghindari sirkulasi buruk yang membuatnya lebih rentan terhadap kelembapan. Untuk itulah Anda harus membuat desain drainase yang baik dan memberi jarak saat pemasangan agar sirkulasi udara di bawah papan berjalan dengan baik.

Lakukan Perawatan Berkala

Merawat lantai kayu harus dilakukan secara berkala untuk mempertahankan kualitas serta warna alaminya. Jika diberi perawatan yang tepat, decking kayu ulin bisa awet sampai puluhan tahun lamanya. Tampilannya pun tidak akan berubah meski sepanjang tahun terpapar cuaca ekstrim.

Setidaknya setiap 12 bulan sekali, Anda melapisi ulang permukaan lantai kayu dengan minyak kayu alami atau kilau dan warna kayu tetap terjaga. Pasalnya, warna kayu ulin dan kayu bengkirai bisa berubah jadi lebih pekat jika tidak diberi coating, apalagi jika ia sering terpapar air atau sinar matahari berlebih.

Publikasi

Artikel Terkait

Begini Cara Menghitung Biaya Bangun Rumah yang Tepat

Publikasi

Ini dia 3 Jenis Lantai Kayu yang Paling Tahan Air

Publikasi

Cara Merawat Lantai Granit yang Benar Agar Selalu Kinclong

Publikasi

Wall Panel PVC VS Kayu Solid, Mana yang Lebih Baik?

Publikasi
×
logo di menu
×
-

Subtotal

0 batang

0 m3