Pembahasan mengenai lantai rumah paling baik dan estetik memang tak ada habisnya. Dari sekian banyak pilihan, material lantai dari bahan alami seperti marmer dan lantai kayu solid selalu jadi pilihan istimewa karema menghadirkan kesan mewah dan premium.
Lantai kayu solid menjadi pilihan banyak orang yang menginginkan nuansa rumah modern namun tetap terasa hangat dan asri. Rumah dengan lantai kayu terlihat lebih estetik baik untuk ditatap secara langsung, maupun di dalam tangkapan kamera.
Banyak orang bilang, katanya lantai kayu bukan opsi yang tepat jika Anda ingin lantai yang tahan lama, tahan benturan dan tahan air. Namun, pernyataan itu tak sepenuhnya benar. Ada beberapa jenis kayu tertentu yang tak hanya kuat dan tahan benturan, namun juga tahan air maupun cuaca.
Ciri-Ciri Kayu tahan Air
Jenis kayu yang tahan air bisa dikenali dengan beberapa ciri. Setelah digunakan beberapa bulan, terutama di area yang sering terpapar air seperti area kolam renang, atau area taman belakang rumah, lantai kayu tetap memiliki kualitas dam tampilan yang sama. Artinya, cipratan air tidak mempengaruhi tampilannya.
Kayu yang memiliki ketahanan yang baik terhadap air biasanya tidak akan tenggelam jika dimasukkan ke dalam air. Anda bisa melakukan riset sederhana dengan memasukkan batang kayu ke dalam air dan lihat apa ia tenggelam atau tidak.
Selain tidak tenggelam, kayu juga tidak meninggalkan bekas di permukaannya saat disiram air. Air akan mengalir begitu saja dan kayu akan langsung kering. Hal ini juga menjadi penanda lainnya bahwa jenis kayu solid tersebut tahan terhadap air.
Memilih lantai kayu indoor maupun outdoor yang tahan air akan jadi pilihan investasi yang tepat. Pasalnya, lantai kayu akan awet hingga puluhan tahun lamanya, sehingga Anda tidak perlu menggantinya sering-sering.
Lantai Kayu Paling Tahan Air
1. Lantai kayu Merbau
Lantai kayu merbau menjadi salah satu opsi yang cukup populer untuk digunakan di area indoor maupun outdoor. Tampilannya yang eksotis menjadikannya cocok untuk rumah bergaya pedesaan atau rumah klasik modern.
Untuk area kering maupun basah, lantai kayu merbau bisa jadi opsi yang sempurna. Namun sebaiknya hindari memasang di area lembap karena udara yang lembap adalah musuh bagi lantai kayu. Kendati demikian, Anda bisa menyiasatinya dengan menjaga kelembapan udara di ruangan menggunakan humidifier.
Kayu merbau sangat awet dan tahan lama. Ketahanannya terhadap air tergolong sangat baik. Namun Anda tetap perlu menjaganya dari paparan air berlebih. Caranya, pel lantai kayu merbau menggunakan lap kain lembut yang sedikit basah. Jika ada genangan air, jangan biarkan genangan berlama-lama di atas lantai, karena bisa merusak finishing atau coating kayu. Coating kayu itu sendiri berfungsi untuk menjaga permukaan kayu dari kerusakan, dan menjaganya tetap berkilau.
2. Lantai Kayu Ulin
Selain kayu merbau, lantai kayu ulin juga menjadi opsi yang tepat untuk lantai yang tahan air dan cuaca ekstrim. Tak heran, kayu ulin kerap digunakan untuk lantai kayu outdoor seperti area taman, kolam renang, balok dan gazebo.
Makin terpapar air, decking ulin malah semakin kuat. Namun bukan berarti Anda boleh membiarkannya terus digenangi air. Layaknya lantai kayu indoor, lantai decking juga harus dibersihkan secara rutin agar usia pakainya lebih lama. Kontraktor biasanya membuat saluran air agar cipratan yang masuk ke area decking akan langsung mengalir ke area pembuangan, sehingga decking tidak digenangi air terlalu lama.
Namun, harga kayu ulin terbilang mahal menjadikannya salah satu pilihan lantai kayu dengan harga yang paling mahal pula. Meski demikian, kualitasnya sebanding dengan setiap sen yang harus Anda keluarkan. Terlebih lagi, tampilannya sangat menawan dan memberi kesan premium pada hunian.
3. Lantai Kayu Bengkirai
Lantai kayu bengkirai juga sangat andal perihal ketahanannya terhadap air dan kelembapan. Warnanya sangat cantik dengan aksen kecoklatan atau kemerahan, menjadikannya opsi yang tepat untuk menghadirkan visual tropis dan hangat.
Untuk area indoor maupun outdoor, lantai kayu bengkirai jadi pilihan yang andal. Anda juga tidak perlu khawatir dengan kondisi cuaca ekstrim, karena kayu bengkirai tahan terhadap cuaca dan panas yang berlebih.
Ketahanan kayu bengkirai dan kayu ulin terhadap air dan cuaca membuatnya tak hanya cocok untuk lantai kayu, melainkan juga untuk atap sirap maupun kebutuhan outdoor lainnya.